Pendekatan Psikologi Positif dalam Pendidikan Akhlak Islami

Authors

  • ULFAN HUDA ISMAIL ULFAN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62203/jkjip.v3i2.170

Keywords:

Psikologi Positif , Pendidikan Akhlak Islami

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan pendekatan psikologi positif dalam pendidikan akhlak Islami sebagai strategi pembentukan karakter peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Urgensi penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya krisis moral, rendahnya empati sosial, serta perilaku kekerasan di kalangan pelajar yang menunjukkan lemahnya internalisasi nilai akhlak dalam proses pendidikan. Padahal, pendidikan Islam sejatinya bertujuan menyempurnakan jiwa (tazkiyatun nafs) dan membentuk manusia seutuhnya yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Pendekatan psikologi positif  bertujuan untuk mengembangkan kekuatan karakter, kebajikan, dan kesejahteraan jiwa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep psikologi positif dan relevansinya dengan pendidikan akhlak Islami, menjelaskan bentuk penerapannya dalam pembelajaran akhlak di lembaga pendidikan Islam, serta mengidentifikasi dampak dan implikasinya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis deskriptif-analitis terhadap literatur akademik dan sumber-sumber klasik keislaman yang relevan. Literatur yang dianalisis meliputi jurnal ilmiah, buku akademik, serta kitab-kitab klasik keislaman yang memiliki keterkaitan langsung dengan fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi psikologi positif dalam pendidikan akhlak Islami memiliki relevansi konseptual dan aplikatif, karena keduanya sama-sama menekankan pengembangan potensi terbaik manusia, pembiasaan kebajikan, serta kebahagiaan hakiki (sa‘adah). Implementasinya dapat diwujudkan melalui metode keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan perilaku baik (ta’dīb), nasihat yang bijak (mau‘izhah hasanah), perhatian personal (individual guidance), dan metode bercerita inspiratif (qashash tarbawi). Pendekatan ini berimplikasi pada terbentuknya regulasi emosi, kebiasaan moral, dan keseimbangan spiritual peserta didik, sehingga pendidikan akhlak tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga membentuk pribadi religius, empatik, dan berkarakter positif.

References

Abuddin Nata. (2002). Akhlak Tasawuf. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Adzkia, A. S., Nirwani, W. S., Yatima, D., Arief, A., & Nurdiansyah, N. M. (2025). Integrasi Psikologi Islam dan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Krisis Akhlak di Era Digitalisasi. Kreatif, 23(2), 318.

Aldi, M., & Khairanis, R. (2025). Integrasi Ilmu Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan dalam Membentuk Karakter dan Kecerdasan Spiritual Siswa. Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics, 1(1), 85.

Bestari, L., Sarumaha, M., Zalukhu, M. C., Nduru, M., Telaumbanua, T., Ndrah, L. D. M., & Harefa, D. (2021). Pendekatan Konseling Behavioral terhadap Perkembangan Moral Siswa. Aquinas: Jurnal Ilmiah Aquinas, 4(1), 167.

Brataatmaja, T. H. K. (1994). Kamus Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Darwis, M., Abd. Muid, N., & Faizin. (2010). Fondasi Psikologi Positif Qur’ani: Character Strengths dan Virtue dalam Tinjauan Psikologi Positif dan Al-Qur’an. Jurnal Psikologi Islam Al-Qalb, 11(2), 67.

Hadini, S., Rahmi, S., & Mustakim, N. (2022). Teori Psikologi Positif dalam Peta Aliran-Aliran Psikologi Pendidikan serta Implikasinya dalam Pendidikan Islam. Azkia: Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam, 17(2), 44.

Hanif, S., Kusumadinata, H., Mughroho, B. N., Firdaus, H., Arief, A., & Nurdiansyah, N. M. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Psikologi: Upaya Holistik Membangun Kesehatan Mental dan Kecerdasan Emosional. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 3(12), 14–19.

Herdiansyah, D., & Putri, M. (2024). Integrasi Psikologi Positif dalam Mengatasi Perundungan: Upaya Mencapai Indonesia Emas. Prosiding Seminar dalam Jaringan Konseling Kearifan Nusantara (Senja KKN #4 2045), Januari 2024, 304–312.

Iman Setiadi Arif. (2018). Psikologi Positif: Pendekatan Scientific Menuju Kebahagiaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kasida Brataatmaja, T. H. (1994). Kamus Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Mahyuddin. (1999). Kuliah Akhlak Tasawuf. Jakarta: Radar Jaya Offset.

Miftahul Huda, & Luailik, M. (2023). Strategi Pembinaan Akhlak Peserta Didik dalam Psikologi Islam. Competitive: Journal of Education, 2(3), 189–200.

Nurhidayah. (2017). Psikologi Pendidikan. Malang: UM Penerbitan dan Percetakan.

Purwasih, D. R. N., Rahmawati, N., Rasyid, N. H., Pupita, R., Syafira, A., Putri, A., & Sumarni. (2025). Psikologi Agama dalam Membentuk Karakter Islami pada Generasi Muda: Perspektif Psikologis dan Pendidikan Islam. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(2), 859.

Seligman, M. E. P. (2018). PERMA and the Building Blocks of Well-Being. The Journal of Positive Psychology, February, 1–3.

Solechan, & Erian, M. A. R. (2019). Penerapan Psikologi Pendidikan pada Pembelajaran Agama Islam di SMP Negeri 03 Jombang. Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 242.

Supriyanto, D. (2017). Sejarah Singkat Psikologi Pendidikan. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 4(2), 230–232.

Umarie, B. Ilmu Akhlak dalam Perspektif Islam. (Referensi implisit berdasarkan teori akhlak).

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles

Citation Check