Penerapan Program Literasi Sekolah Untuk Siswa Tunarungu di SLB Negeri 01 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.62203/jkjip.v3i2.118Keywords:
Gerakan Literasi Sekolah, Siswa tunarungu, Metode Maternal Reflective, Adaptasi Pembelajaran, Literasi DasarAbstract
Penelitian ini membahas penerapan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bagi siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) 01 Jakarta, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi dan bahasa mereka melalui pendekatan yang disesuaikan. Dengan menggunakan Kurikulum Merdeka yang fleksibel, capaian pembelajaran di SLB 01 Jakarta diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan individu siswa, memastikan proses pembelajaran yang inklusif dan bermakna. Selain itu, metode Maternal Reflective (MMR) diterapkan untuk membantu siswa tunarungu dalam mengembangkan kemampuan bahasa mereka melalui interaksi yang reflektif. Program ini juga dilengkapi dengan "pojok baca" yang dirancang secara khusus dengan materi visual dan interaktif untuk membantu siswa memahami konsep literasi dasar. Pendekatan yang personal dan repetitif ini memberikan ruang bagi siswa tunarungu untuk belajar sesuai ritme dan kapasitas mereka, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri dalam belajar. Keseluruhan pendekatan GLS di SLB 01 Jakarta menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, mendukung perkembangan literasi, dan mengakomodasi kebutuhan komunikasi siswa berkebutuhan khusus.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Hea Utriani, Angelika Marta Yosephine Siregar , Salsabila Nur Aisyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





